Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Simbiosis Mutualisme Antara Masyarakat dan Negara Melalui "Jogo Tonggo" dan Peran Dalam Pembangunan Daerah

               Di dalam masyarakat dan negara terdapat sebauh sistem yang mana biasanya ada keterkaitan satu sama lain dan itu saling mempengaruhi. Hal ini terjadi karena adanya sebuah kecenderungan didalam proses bermasyarakat bernegara yaitu saling ketergantungan. Didalam ketergantungan tersebut maka akan terjadi sebuah simbiosis yang terkadang akan berbeda ketika input yang diberikan dan output yang dihasilkan. Tetapi ada kalanya didalam hubungan antara masyarakat sipil dan negara dapat memberikan simbiosis mutualisme yang baik untuk progres kedepan. Kalo kita kaitan melalui pendekatan perspektif bahwa masyarakat sipil dan negara adalah sebuah entitas yang berbeda maka kita dapat lebih mengetahui gejala yang akan ditimbulkan salah satunya yaitu dengan terbukanya ruang demokrasi yang begitu besar. Pasal 4 ayat 1 dan 2, UU No. 22 Tahun 1999 menyatakan bahwa daerah propinsi dan daerah kabupaten/kota tidak lagi mempunyai hub...

Relasi Radikalisme Dan Terorisme : Ada Apa?

       Makna radikalisme agama menurut konteks politik di Indonesia sebenarnya bukan hal yang tabu pembahasan mengenai radikalisme yang terjadi di Indonesia. Banyak sekali kajian dan peristiwa yang mengaitkan radikalisme dengan kejadian yang bersifat agama maupun dalam gerakan sosial. Secara terminologi radikalisme dapat diartikan sebagai radix yang mempunyai arti kata akar dan isme yang berarti paham atau aliran. Menurut KBBI radikalisme diartikan paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekarasan atau drastis. Kadang banyak sekali informasi yang menyebut dan mengaitkan arti radikalisme dan gerakan sosial keagamaan, bahkan banyak sekali yang mengaitkan pula radikalisme dengan aksi terorisme, padahal secara harfiah radikalisme diartikan cara berfikir yang mendalam dan sampai dengan akar-akarnya. Tetapi, konotasi radikalisme mungkin bisa saja menjadi anggapan yang kentara sekali terutama mengenai keterkaitan dengan ...

Dinamika Partai Politik Menurut Perspektif Pluralis (Robert A Dahl)

  Menurut (Budiarjo, 2007) menyebutkan bahwa partai politik adalah suatu kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya memiliki orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama. Tujuan kelompok ini ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik, biasanya dengan cara konstitusional, untuk melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan mereka. Sedangkan menurut (Neumann, 1963) dalam Modern Political Parties mengemukakan definisi sebagai berikut: a political party is the articulate organization of society's active political agents, those who are concerned with the control of government power and who compete for popular support with another group or groups holding divergent views (Partai Politik adalah organisasi dari aktivis-aktivis politik yang berusaha untuk menguasai kekuasaan pemerintahan serta merebut dukungan rakyat atas dasar persaingan dengan suatu golongan atau golongan-golongan lain yang mempunyai pandangan yang berbeda). Dapat dikatakan partai ...